Ada seorang pemuda Islam yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam yangh tinggi dan mampu mendalaminya sehingga menjadi seorang pendakwah Islam. Beliau mempunyai sahabat, seorang Nasrani. Hubungan mereka akrab, dan pemuda Islam itu berharap semoga Allah SWT memberi hidayah kepada sahabatnya untuk masuk Islam.
Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan dan melintas sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar pemuda itu turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun kerana desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaan kawannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan keadaan senyap. Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk.
Di saat itu, si paderi agak terkejut ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang pemuda muslim. Aku harap dia dapat keluar dari sini." Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ida tetap tidak bergerak dari tempatnya. Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. " Barulah pemuda itu pun keluar.
Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada paderi itu, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim."
Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu."
Namun, paderi itu ingin memanfaatkan keadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.
Pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat."Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!
Sang pendeta pun mulai bertanya,
1) Sebutkan satu yang tiada duanya
2) Sebutkan dua yang tiada tiganya
3) Sebutkan tiga yang tiada empatnya
4) Sebutkan empat yang tiada limanya
5) Sebutkan lima yang tiada enamnya
6) Sebutkan enam yang tiada tujuhnya
7) Sebutkan tujuh yang tiada lapannya
8) Sebutkan lapan yang tiada sembilannya
9) Sebutkan sembilan yang tiada sepuluhnya
10) Sebutkan sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh
11) Sebutkan sebelas yang tiada dua belasnya
12) Sebutkan dua belas yang tiada tiga belasnya
13) Sebutkan tiga belas yang tiada empat belasnya
14) Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
15) Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
16) Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam syurga?
17) Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
18) Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
19) Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
20) Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?
21) Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
22) Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca bismillah dia berkata,
1) Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
2) Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah SWT berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
3) Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa menanyakan kepada Nabi Khidir ketika Nabi Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
4) Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur'an.
5) Lima yang tiada enamnya ialah Solat Lima Waktu.
6) Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah SWT menciptakan makhluk.
7) Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
8) Lapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
9)Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin taufan, musim panas terik, katak, darah, kutu dan belalang.
10) Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah SWT berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
11) Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .
12) Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).
13) Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
14) Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing." (At-Takwir: 18).
15) Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
16) Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)
17) Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai." (Luqman: 19).
18) Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
19) Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).
20) Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
21) Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
22) Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.
Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pun mula hendak pergi. Tapi dia meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia cuba mengelak. Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!"
Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapan nya, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda.
Paderi pun berkata, "Jawabannya ialah:
Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Wa Aasyhadu Anna Muhammadar Rasulullah."
Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.